Thursday, July 19, 2012

Tafakkur

Sucikan wajahmu dengan air wuduk dan basahkan matamu dengan airmata keinsafan.

Tundukkanlah sepenuh hatimu jua dahimu ke tikar sejadah beserta lafaz dan doa kau hembuskan seikhlas jiwa, semurni sanubari memohon keampunan.

Renunglah, resapkan kekaguman dan kuatkan keyakinan bahawa hayatmu setiap detik di bawah naungan Allah swt.

Kecintaan Tuhan melimpah dan melaut di segenap penjuru alam, walaupun pada yang lupa erti kehidupan.




Monday, July 9, 2012

Muhammad Bukan Nasionalis


Alhamdulillah, selesai menghabiskan bacaan 'Muhammad Bukan Nasionalis', karya TGNA dan Ustaz Azrul Hakim. Mula-mula baca, sangkaan saya ia akan dipenuhi anekdot politik tanah air sebagai ruang utama pemetaan buku ini. Meleset sama sekali, buku ini dipenuhi dengan sirah nabawiyyah dan bagaimana dakwah Muhammad SAW banyak mencorakkan pemerintahan dan kesyumulan Islam yang dibawa nabi merentasi sempadan politik, agama, dan bangsa. Di tengah-tengah pembacaan agak 'monotonous' kerana kurang informasi tetapi banyak kupasan yang berulangkali mengenai dakwah Muhammad SAW. Akhir pembacaan berjaya menarik minat saya untuk mengetahui lebih lanjut mengenai sejarah sahabat-sahabat Nabi SAW dan juga tokoh-tokoh ilmuwan bukan Islam yang melakarkan sumbangan kepada Islam melalui pemahaman dan penghargaan mereka terhadap agama Islam.

^^ "Dalam Islam ada banyak pembelajaran, tetapi menurut hemat saya, pembelajaran teragung dalam Islam adalah prinsip kesetaraan antara sesama manusia. Inilah realiti kebenaran yang tidak ternafikan dalam agama ini. Seorang Muslim adalah saudara bagi seluruh Muslim di setiap penjuru dunia. Seorang Muslim walau apapun latar belakangnya adalah setara dengan Muslim lain. Manusia dalam ajaran Islam adalah sama dan tidak ada beza antara satu dengan lain." -Thomas Carlyle (Ahli falsafah, sejarawan, dan sasterawan Inggeri, Ilmuwan utama di abad ke-19 M)

^^ "Jejak kehidupan Rasulullah SAW dan para pengikutnya, adalah kitab kehidupan yang dengan itu, generasi masa kini dapat belajar bagaimana mengorganisasikan seluruh kehidupan dengan rapi. Keperibadian baginda yang luhur, sikapnya yang adil dan kebijakannya, semua itu memotivasikan para pengikutnya untuk tetap teguh di jalan kebenaran. Para pengikut agama ini beriman sepenuh hati kepada risalah Islam. Agama ini bukan sahaja mengatur sistem kehidupan antara sesama Muslim, tetapi juga kehidupan bersama bukan Muslim. Semuanya diatur dengan jelas dalam bingkai toleransi yang utuh. Agama ini mengorganisasikan seluruh kehidupan insan."-Arnold Toynbee (Sejarawan kelahiran London, Prof kajian Yunani kuno & Byzantium di Universiti London, Ketua Kajian Keilmuan di Kementerian Luar Negeri Britain)

^^ "Antara keunggulan Islam adalah agama ini mengajarkan kehidupan penuh kasih sayang. Islam menjanjikan syurga dengan segala kenikmatannya bagi mereka yang beriman dengan tidak membeza-bezakan pemeluknya. Mereka yang meninggal dunia dalam peperangan membela Islam disebut syahid (meninggal dunia di jalan Allah dan dijamin masuk syurga). Orang yang membaca dan mendengar al-Qur'an sama-sama mendapatkan pahala daripada Allah. Manusia yang miskin mendapat kedudukan tinggi di sisi Allah serta nasib mereka oleh ajaran Islam. Manusia yang kaya mendapat darjat luhur apabila membelanjakan dan menyedekahkan hartanya di jalan Allah." -Henry de Castrie (Pemikir dan penulis utama Kristian berbangsa Perancis, salah seorang tentera Perancis di negeri Aljazair, antara karya hebatnya adalah L'Islam Impressions et Etudes (Islam Bisikan Hati yang Jujur)).

^^ "Syariat Islam adalah tata laksana kehidupan yang menerangkan. Ia adalah pedoman asas kehidupan kaum Muslim. Tiada satu pun ajaran moral al-Qur'an yang bertolak belakang dengan nilai-nilai luhur kehidupan. Tiada satu pun sistem kehidupan yang diajarkan al-Qur'an bertolak belakang dengan tata laksana kehidupan luhur insan. Syariat Islam sentiasa utuh dan tidak ada perubahan sehingga akhir zaman."- Jaque Risler (orientalis & penulis Perancis kontemporari, Prof di Pusat Kajian Islam Paris, karya hebatnya,'La Civilisation Arabe' (Peradaban Arab)).

^^ "Al-Qur'an memiliki pesona yang sangat mengagumkan. Ia dapat menarik hati seluruh penduduk Arab yang menyemaknya. Ia laksana sihir yang mampu mempengaruhi para penggembala, pedagang, ilmuwan, penguasa, dan pejuang. Dengan al-Qur'an, banyak kota-kota hebat didirikan seperti Baghdad, Cordoba, New Delhi dan lain-lain. Tidak dapat disangkal lagi bahawa pengaruh al-Qur'an jauh lebih dahsyat dibandingkan dengan pertempuran sehebat apapun. Dengan al-Qur'an umat Islam berjaya meruntuhkan dua pemerintahan berkuasa dunia iaitu Rom dan Parsi. Ia hanya mengambil masa 10 tahun untuk mengalahkan dua kuasa dunia itu, sesuatu yang pihak lain memerlukan ratusan tahun untuk mengalahkan kedua-duanya."-Ronald Victor Bodley (Perwira tinggi di kesatuan tentera Inggeris, penasihat tentera di Kesultanan Oman, 1924)

Banyak lagi anekdot menarik tentang bagaimana individu-individu dalam sejarah memeluk Islam dan mengimaninya. Sesungguhnya hanya Islam agama yang benar-benar menjamin kesejahteraan hati manusia. Buku ini secara generalnya menekankan mengenai Islam yang disebar dan diseru nabi SAW untuk semua manusia, bukan hanya kepada umat atau kaum tertentu. ^_^


Sunday, July 8, 2012

Experience Leads Wisdom


Precious things in life.

What we thought could be a wonderful thing in other's life, wouldn't be the same as what we thought if that thing happens in our life. Why? Because each of us lead different paths of lives. Maybe the 'gift' of others wouldn't do much to ours at the very moment. So much times, we only regard life is what it shows us on its surface. And yet, we were told about the very lasting life; hereafter. So, we tend to uphold and be impressed with those lives of others, that were portrayed and seen to the 'audience' as good as they could. Though it brings many goodness, it also leads to false perception if do not measured carefully. We are dying to get into and imitate other's 'perfect' life while we are forgetting to fix ours.

"Life is not a book." Book is written by human. And human aren't perfect, although very much noticed for how much human adore perfection, though it is just an illusion. So, as in books, so much so there are so much the happy endings scripted is when the main character is still alive. Compare to what Islam has taught us, the meaningful and priceless happy ending is when one returns to his Lord with qalbun saleem (purity of heart), full of taubah (repentance), and the most of all, with the bear witness in mind of there is no God except Allah, and Muhammad (PBUH) is the messenger of Allah. This is what happy ending is all about.

Yet, little of us can really teach us about this. The only things we are told to focus on is still on our stops in life, that leads us to regard them us our destination. For instance, marriage. It is one of the important pit-stops in life, but it is not our destination. But we are so into it, that many of us think that only with marriage we can be viewed as 'perfect' to continue our journey to spread Islam. I do not say that marriage is not important, however I consider it as more meaningful if the marriage built is intended to strengthen the dakwah, not to START it.

Experience leads wisdom. Wisdom is a beautiful thing on earth, that Allah swt grants His slaves to ponder upon experience He has given. Always we stumble on many difficulties in life, just to notice many other small things that we overlooked before. We are like that most of the time, don't we? Trying to disbelief how awful life could be back then, never expect that it could happen to us. But slowly, as time flies, as many awesome things occur afterwards, we begin to accept our flaws in life. Those perfection is not for us, simply because no one is perfect. And we begin to realize how much human tend to conceal their defections in their factitious story everywhere, making empty hearts longing for the life they have written. It is okay as they presume it as motivation for others, but only little of them could actually put the sign 'be careful because my life is not yours' or something alike.

One useful tip; remember that our shoes are not all the same size, or at least we do not even have a hundred percent similar taste of anything. The end.

Thank you for reading.
Rise up for salvation! ^_^